Sunday, August 05, 2012

KUE BANGKIT











KUE BANGKIT

Kue bangkit, atau kue bangket, merupakan kue tradisional khas Melayu. Bisa dengan mudah ditemukan di Semenanjung Malaysia dan Sumatera, terutama Sumatera Utara, Riau, Jambi dan Sumatera Barat. Kue bangkit menjadi salah satu kue khas yang disajikan pada momen Hari Raya Idul Fitri. Bahkan orang Tionghoa di daerah-daerah tersebut juga menjadikan kue bangkit ini sebagai salah salah kue khas yang disajikan pada Hari Raya Imlek, sehingga di sini terjadi semacam silang budaya yang erat dan harmonis antara etnis Melayu dan Tionghoa.

Dinamakan kue bangkit karena ukuran dari kue ini setelah matang dan dikeluarkan dari oven bisa berukuran dua kali lipat dari ukuran adonan semula.

Warna kue bangkit ini putih kekuningan dan kadang dipercantik dengan diberi noktah berwarna merah di atasnya. Tekstur kue bangkit sangat halus dan gampang remuk.

Kue bangkit akan lumer di dalam mulut dan mempunyai rasa yang renyah ketika dikunyah. Rasanya yang manis menjadi daya tarik bagi anak-anak.

BAHAN :
550 gr tepung tapioka, disangrai (bisa juga memakai tepung sagu)
(Setelah disangrai, ambil 420 gr untuk adonan, sisanya untuk menaburi cetakan supaya tidak lengket)
8 lembar daun pandan, potong menjadi 3 bagian
2 butir kuning telur
170 gr gula halus
140 – 160 ml santan (disesuaikan kadar kekeringan tepung)
Pewarna merah untuk menghias

CARA MEMBUAT :
1. Sangrai tepung bersama dengan potongan-potongan daun pandan dalam wajan selama 75 menit menggunakan api kecil, hingga tepung menjadi sangat ringan dan sedikit menguning serta daun pandan menjadi garing. Dinginkan.
2. Alasi loyang dengan margarin. Panaskan oven pada suhu 160°C.
3. Kocok kuning telur hingga mengembang, masukkan gula halus dan tambahkan 70-80 ml santan. Kocok hingga rata.
4. Ayak tepung ke atas baskom bersih. Masukkan adonan telur dan gula halus.
5. Secara bertahap, masukkan sisa santan, aduk dengan tangan sampai adonan menjadi merata dan cukup kokoh untuk dicetak, tidak terlalu kering ataupun terlalu basah.
6. Giling adonan setebal 1-1,5 cm. Beri sedikit tepung pada cetakan (bisa menggunakan kuas), cetak adonan dengan bentuk bunga atau lainnya sesuai selera kemudian letakkan di atas loyang. Susun dan rapikan. Ulangi sampai semua adonan habis.
7. Panggang dalam oven selama +/- 25 menit pada suhu 160°C.
8. Setelah matang, keluarkan dan dinginkan, kemudian beri sedikit pewarna merah untuk hiasan. Simpan dalam stoples yang tertutup rapat agar tetap renyah dan tahan lama.

2 comments:

Harun Ar said...

Waah ini yang saya cari cocok banget resepnya
Makasih ya

Alisya Okta said...

Makasih resepnya..silakan kunjungan balik ke blog resep masakan

BINTANG KUE NUSANTARA BULAN INI BERDASARKAN KLIK TERBANYAK DARI PENGUNJUNG BLOG
KUE AKAR KELAPA
KUE AKAR KELAPA
Memang unik dan spesial nama kue camilan tradisional nusantara yang satu ini. Dinamakan kue akar kelapa karena bentuknya memang mirip dengan akar kelapa yang bergelombang penuh liukan. Kue akar kelapa juga dikenal dengan nama lain yakni kue kaktus, karena menyerupai batang pohon kaktus yang bergerigi (berduri).
Blog Aneka Resep Kue Nusantara bisa menjadi sumber referensi bagi para pencinta kuliner yang hobi membuat kue, yang sedang mencari resep kue tradisional nusantara Indonesia karena koleksi resep kuenya sudah lumayan banyak, cukup lengkap dan akan terus bertambah.

Blog Aneka Resep Kue Nusantara berisi koleksi berbagai resep kue tradisional nusantara, disertai penjelasan ringkas, dari berbagai daerah di Indonesia dan kue nusantara populer lainnya yang mendapat pengaruh dari negara luar seperti Tiongkok dan Belanda karena interaksi ekonomi, sosial, dan persilangan budaya yang sudah berlangsung selama ratusan tahun.
BLOG ANDA BERISIKO DIHAPUS BLOGGER DAN GOOGLE JIKA COPAS ARTIKEL YANG SAMA PERSIS TANPA MENCANTUMKAN SUMBER LINK BLOG KUE NUSANTARA INI.
DMCA.com Food & Drink Blogs
Aneka Resep Kue Nusantara Oleh Rating : 5.0
Template by Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template